Posted by: imanph on: Februari 19, 2009
I. Pendahuluan
Dalam proses pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah diatur mengenai pelaksanaan pemungutan, penerimaan-penerimaan daerah, serta pelaksanaan penyaluran pengeluaran daerah yang biasa disebut pengurusan APBD. Pelaksanaan APBD menganut sistem pengurusan yang dapat dibedakan atas dua bentuk pengurusan sebagai berikut:
1. Pengurusan Administrasi yaitu wewenang untuk mengadakan tindakan-tindakan dalam rangka penyelenggaraan rumah tangga daerah yang membawa akibat pengeluaran-pengeluaran yang membebani anggaran daerah.
2. Pengurusan Kebendaharawan, yaitu wewenang untuk menerima, menyimpan, membayar atau mengeluarkan uang dan barang serta berkewajiban mempertanggungjawabkan kepada Kepala Daerah. Baca entri selengkapnya »
Posted by: imanph on: Januari 20, 2009
I. PENDAHULUAN
Sistem perbankan saat ini,mengenal dua sistem dalam pengelolaannya,yaitu sistem bank Konvensional dan sistem bank Syariah Baca entri selengkapnya »
Posted by: imanph on: Oktober 21, 2008
Dalam menjalankan aktivitas usaha seringkali orang merasa kesulitan dalam melakukan pencatatan terhadap apa yang terjadi di perusahaan. Kesulitan itu menyangkut aktivitas dan penilaian atas hasil yang dicapai oleh setiap usaha. Apalagi kalau harus dilakukan pengukuran dan penilaian atas aktivitas yang terjadi dalam kegiatan usaha. Pencatatan dilakukan hanya dengan melihat berapa uang yang masuk diselisihkan dengan uang yang keluar, tanpa melihat pengeluaran uang itu untuk atau dari alokasi kegiatan usaha ataupun non usaha Baca entri selengkapnya »
Posted by: imanph on: Januari 15, 2008
Pengauditan (kalkulasi) zakat banyak berkaitan dengan penentuan dan penaksiran volume zakat, ketentuan penyalurannya kepada para mustahak serta penjelasan masing-masing point di atas sesuai dengan aturan yang berlaku dalam fikih zakat. Baca entri selengkapnya »
Posted by: imanph on: Januari 15, 2008
Benarkah ilmu akuntansi ada dalam Islam? Paertanyaan ini begitu menggelitik, karena agama sebagaimana dipahami banyak kalangan, hanyalah kumpulan norma yang lebih menekankan pada persoalan moralitas.
Posted by: imanph on: Desember 17, 2007
Between July 2002 when WorldCom declared bankruptcy and April 2004 when it emerged from bankruptcy as MCI, company officials worked feverishly to restate the financials and reorganize the company. The new CEO Michael Capellas (formerly CEO of Compaq Computer) and the newly appointed CFO Robert Blakely faced the daunting task of settling the company’s outstanding debt of around $35 billion and performing a rigorous financial audit of the company. This was a monumental task, at one point utilizing an army of over 500 WorldCom employees, over 200 employees of the company’s outside auditor, KPMG, and a supplemental workforce of almost 600 people from Deloitte & Touch. As Joseph McCafferty notes, “(a)t the peak of the audit, in late 2003, WorldCom had about 1,500 people working on the restatement, under the combined management of Blakely and five controllers…(the t) otal cost to complete it: a mind-blowing $365 million”(McCafferty, 2004). Baca entri selengkapnya »
Posted by: imanph on: Desember 12, 2007
Dalam aktivitasnya perusahaan sudah dipastikan ingin mencapai tujuan perusahaan dengan sebaik-baiknya. Perusahaan seringkali menerapkan strategi-strategi yang mungkin bisa berdampak terhadap suatu pelanggaran etika. Segala cara mungkin dilakukan manajemen perusahaan agar tujuannya bisa tercapai. Tujuan perusahaan yang utama tentunya adalah mencapai keuntungan yang maksimal dengan sumber yang terbatas. Baca entri selengkapnya »
Posted by: imanph on: Desember 11, 2007
Kita sering mendengar bagaimana perusahaan yang memiliki sistem organisasi yang baik dengan dukungan visi, misi dan rencana aksi business plan yang terencana tidak menjamin sukses dalam meraih laba. Bahkan banyak perusahaan ini mengalami penurunan dalam kinerja usahanya hanya karena kesalahan dalam menafsirkan skenario dan asumsi pengaruh lingkungan luar tersebut. Baca entri selengkapnya »